loading...

10 Binatang Darat yang paling Cepat di Dunia

Olshopsorg Reply 10.00
adalah dunia luas yang mengandung banyak spesies berbeda. Sejumlah hewan memiliki kecepatan berbeda untuk alasan berbeda pula. Hewan apa sajakah yang tercepat? Rata-rata hewan memiliki kemampuan berlari melebihi manusia. Tuhan memberikan kelebihan berlari bagi hewan-hewan ini dengan tujuannya masing-masing seperti menghindar dari kejaran predator atau untuk memburu hewan yang akan jadi santapannya. Berikut ini adalah 10 Binatang Darat yang paling Cepat di Dunia seperti dilansir berbagai sumber:


1. Coyote
Coyote
[lihat.co.id] - Coyote adalah hewan yang memiliki kemampuan berlari sangat cepat dengan kecepatan maksimum dapat mencapai hingga 72,42 km/jam. Coyote merupakan hewan karnivora (pemakan daging) yang oportunistik atau pintar mencari kesempatan dan peluang atas buruannya.

Kemampuan berlari dengan sangat cepat diadaptasi dari lingkungan dan lansekap yang coyote banyak ditemukan atau ia hidup, yaitu di Amerika Tengah dan seluruh Amerika Utara.

Berlari dengan kecepatan tinggi adalah kemampuan alami untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam memburu mangsa dan menghindar dari predator lebih besar dan lebih ganas darinya. 

2. Kuda American Quarter
Kuda American Quarter
[lihat.co.id] - American Quarter adalah jenis kuda yang digunakan untuk balap atau pacuan. Kuda ini mempunyai kecepatan rata-rata maksimum dapat mencapai 76,44 km/jam.

Nama 'Quarter' diberikan karena kemampuan berlari kuda ini yang sangat cepat biasanya di arena balap dengan panjang lintasan seperempat mil.

Kuda dengan ras ini mulai banyak dibiakkan dan diekspor dari negara asalnya di Amerika Serikat ke berbagai negara untuk olahraga balap kuda dan rodeo.


3. Rubah Merah
Rubah Merah
[lihat.co.id] - Rubah merah adalah salah satu hewan tercepat dalam berlari, kecepatan maksimum 77,25 km/jam.  Rubah merah adalah hewan yang hidup secara berkelompok dan bertipe karnivora. Hewan ini banyak ditemukan di Afrika Utara, Amerika Tengah, sebagian daratan stepa Asia.

Rubah merah adalah hewan yang agresif dalam memburu mangsanya dan rentan terhadap serangan predator seperti serigala, beruang, anjing liar, dan sebagainya. Dari situlah kemampuan berlari dengan sangat cepat didapatkannya.


4. European Hare
European Hare
[lihat.co.id] - European hare atau dikenal juga dengan sebutan brown hare adalah sejenis kelinci yang hidup di Eropa. Hewan ini memiliki kemampuan berlari sangat cepat dengan kecepatan maksimum mencapai 77,25 km/jam.

European hare merupakan jenis hewan pemalu dan penganut gaya hidup soliter atau penyendiri, namun terkadang berpasang-pasangan.

Oleh karena itu, hewan ini mempunyai kemampuan berlari dengan sangat cepat untuk melarikan diri dari predator, seperti burung pemangsa, serigala, anjing liar dan sebagainya.


5. Springbok Antelope
Springbok Antelope
[lihat.co.id] - Hewan berjenis antelop ini mempunyai kecepatan berlari dengan sangat cepat, yakni mencapai 80,47 km/jam. Springbok antelope hidup dengan cara berkelompok atau membentuk kawanan. Kawanan jantan dengan jantan. Kawanan betina dengan betina dan anak-anak.

Hewan ini mempunyai kemampuan berlari dan melompat dengan sangat cepat untuk menghindari predator, seperti cheetah, hyena, macan tutul, serigala, dan sebagainya. Habitat springbok antelope berada di sekitar wilayah Afrika Selatan, gurun Kalahari, hingga Namibia dan Botswana.

6. Thomsons Gazelle
Thomsons Gazelle
[lihat.co.id] - Ini adalah salah satu jenis kijang yang banyak mendiami daerah sabana di Afrika, Serengeti di Kenya, dan Tanzania. Mereka menghabiskan waktu dengan merumput secara berkelompok. Mereka harus berlari dengan sangat cepat untuk menghindari cheetah sebagai predator utama mereka. Hewan ini memiliki kemampuan berlari hingga mencapai kecepatan 80,47 km/jam.


7. Singa
Singa
[lihat.co.id] - Singa adalah salah satu hewan tercepat di darat dalam berlari. Kecepatan maksimum berlarinya mencapai 80,5 km/jam. Singa terkenal sebagai hewan buas, kuat, kejam dan liar. Meskipun memiliki bobot berat, yakni lebih dari 250 kg, namun kemampuan berlari singa sangat cepat, terutama dalam mengejar mangsanya.

Populasi singa mengalami penurunan sangat besar, karena habitat hidup mereka yang terus berkurang.Di alam liar, singa dapat hidup dengan usia 10 hingga 15 tahun. Sedangkan dalam penangkaran singa dapat hidup lebih lama, yakni lebih dari 20 tahun.


8. Wildebeest
Wildebeest
[lihat.co.id] - Wildebeest atau juga disebut 'gnu' adalah anggota dari keluarga antelop yang memiliki habitat di dataran berumput dan hutan terbuka di Afrika, khususnya di Tanzania, Zambia, dan Kenya. Hewan yang dapat hidup hingga usia 40 tahun ini termasuk jenis herbivora atau pemakan tumbuh-tumbuhan. Konsumsi utamanya adalah rumput.

Wildebeest merupakan hewan yang menyandarkan hidupnya pada kecepatan untuk menghidar dari pemangsa, seperti cheetah, singa, buaya, dan lain sebagainya. Maka dari itu, wildebeest dianugerahi oleh Tuhan dengan kemampuan berlari yang cepat. Diketahui hewan ini memiliki kemampuan berlari hingga mencapai kecepatan 80,5 km/jam.

9. Pronghorn Antelope
Pronghorn Antelope
[lihat.co.id] - Hewan yang masuk ke dalam keluarga antelop ini memiliki tanduk pendek dan merupakan mamalia yang tinggal di padang rumput dan gurun di Amerika Utara.

Pronghorn antelope merupakan salah satu hewan yang memiliki kemampuan berlari yang sangat cepat. Kecepatan maksimum yang dicapainya adalah 98,17 km/jam.

Hewan ini mampu berlari dengan sangat cepat dalam waktu lama karena paru-paru mereka yang besar. Kelebihan ini sangat membantu pronghorn antelope dalam menghindar dari kejaran predator yang akan memangsanya.


10. Cheetah
Cheetah
[lihat.co.id] - Inilah hewan darat yang memiliki kemampuan berlari tercepat. Dengan kecepatan mencapai 112,65 km/jam, cheetah juga merupakan makhluk hidup paling cepat di muka Bumi ini.

Akselerasinya dalam berlari juga disandingkan dengan mobil sport. Tercatat seekor cheetah mampu berakselerasi dari posisi diam hingga mencapai kecepatan 100 km/jam hanya dalam tempo tiga detik!

Semua bagian dari anatomi tubuh cheetah berperan penting dalam kemampuannya saat berlari dengan sangat cepat. Tuhan menciptakan jantung, paru-paru, hati hingga rongga hidung dengan ukuran besar ternyata mempunyai tujuan agar cheetah dapat menghirup udara sebanyak-banyaknya sehingga menghasilkan tenaga maksimum.

Kepala cheetah yang kecil juga memiliki andil dalam mengurangi rintangan angin. Ekornya berfungsi sebagai penyeimbang sewaktu cheetah melakukan sprint.

Cheetah banyak mendiami wilayah Afrika. Karena spesies yang mulai mengalami kepunahan maka dilakukan usaha suaka, seperti di Taman Nasional Serengeti di Tanzania.

Related Posts

Binatang 2658572235448981435

Posting Komentar

Search

Google+ Followers


Berita Terpopuler

Arsip Blog