5 Kasus Polisi salah Tembak di Indonesia

Olshopsorg Reply 19.03
5 Kasus Polisi salah Tembak di Indonesia - Kasus penembakan yang dilakukan Brigadir Satu polisi PY di Semarang bukan yang pertama kalinya terjadi. Peristiwa Brigadir PY ini merupakan kasus yang kesekian kali, polisi menembak warga sipil yang tak berdosa.

Dalam Briptu PY belum diketahui motif pelaku melakukan penembakan tersebut. Namun dari hasil penyelidikan sementara, pelaku diduga dalam kondisi mabuk saat menembak korban.

Polisi berdalih akan memproses kasus yang melibatkan anggotanya, namun hanya sedikit yang kasusnya naik ke persidangan. Benarkah amburadulnya rekruitmen polisi menjadi penyebab sering polisi main tembak.

Berikut 5 kisah polisi yang salah tembak terhadap warga sipil,dikutip dari Merdeka:

1. www-lihat-co'idGuntur www-lihat-co'idSukistyo www-lihat-co'idkena www-lihat-co'idpeluru nyasarwww-lihat-co'id
Guntur Sukistyo kena peluru nyasar
Pada Selasa (30/10), www-lihat-co'idGuntur Sukistyo (17) www-lihat-co'idwarga Desa Karang Malang,www-lihat-co'id Tegal, Jawa Tengah menjadi korban peluru nyasar yang www-lihat-co'iddiduga berasal dari anggota www-lihat-co'idReserse Kriminalwww-lihat-co'id (reskrim) Polres Tegal. Peluru nyasarwww-lihat-co'id itu mengenaiwww-lihat-co'idtulang pipi sebelah kirinya.

Serpihan www-lihat-co'idpeluru itu juga mengenai sisi wajahwww-lihat-co'id yang lain sehingga www-lihat-co'idGuntur harus menjalani operasi. Diduga, peluru itu www-lihat-co'idmenembus pipi dari arahwww-lihat-co'id depanwww-lihat-co'id dan meneroboswww-lihat-co'id tulang hingga tembus ke samping dekat telinga.www-lihat-co'id

Pada www-lihat-co'idbagian luar, korban mendapatkan tigawww-lihat-co'id jahitan untuk menutup www-lihat-co'idlukanya tersebut.

2. www-lihat-co'idBocah www-lihat-co'id4www-lihat-co'id tahun www-lihat-co'idkenawww-lihat-co'id peluru www-lihat-co'idnyasarwww-lihat-co'id
Bocah 4 tahun kena peluru nyasar
Seorang bocah www-lihat-co'idberumur www-lihat-co'id4 tahun, www-lihat-co'idRendi terkena www-lihat-co'idpeluru nyasar yang ditembakkan polisi di Kabupaten Bengkalis, Riau. Saat ituwww-lihat-co'id enam anggota kepolisian www-lihat-co'idbersama petugas sekuriti www-lihat-co'idperusahaan mengejar pencuri buah sawit dan www-lihat-co'idkaret PTwww-lihat-co'id Ade Plantation.

Polisi melepaskan tembakan, www-lihat-co'idnamun bukan mengenai pencuri malah kenawww-lihat-co'id bocah malang tersebut. Rendi saat itu sedang ikut bersama bapaknyawww-lihat-co'id bekerjawww-lihat-co'id diwww-lihat-co'id perusahaan www-lihat-co'idperkebunan PT Ade Plantation, sebagaiwww-lihat-co'id buruh pengambil karetwww-lihat-co'id.

"Tiba-tibawww-lihat-co'id saja anakwww-lihat-co'id itu (Rendi) www-lihat-co'idmenjerit, setelahwww-lihat-co'id itu diketahui www-lihat-co'idbadannya kena peluru nyasar," www-lihat-co'idkata seorang pamanwww-lihat-co'id korban yang tidak www-lihat-co'idmau namanya dituliskan,www-lihat-co'id Senin (15/4).

Kabid Humas www-lihat-co'idPolda Riau AKBPwww-lihat-co'id Hermansyah yangwww-lihat-co'id dikonfirmasi wartawan www-lihat-co'idmembenarkan adanya insiden salah tembak itu.www-lihat-co'id Dia berjanji www-lihat-co'idakan segerawww-lihat-co'id memproses pelakunya.www-lihat-co'id

3.www-lihat-co'id Balitawww-lihat-co'id kenawww-lihat-co'id peluru www-lihat-co'idnyasarwww-lihat-co'id
Balita kena peluru nyasar
Seorang balitawww-lihat-co'id Fatir (1) di Makassar www-lihat-co'idterkena peluru nyasarwww-lihat-co'idwww-lihat-co'idwww-lihat-co'idoleh orang tak www-lihat-co'iddiketahui. Fatir saat itu tengah bermain dengan kakaknya, www-lihat-co'idPutra (2) dan Fadel (4), www-lihat-co'iddi depan televisi www-lihat-co'iddi rumahnya.

Tiba-tiba terdengar suara www-lihat-co'idletusan keras.www-lihat-co'id "Awalnya ibu Fathir bilangwww-lihat-co'id lampu yang meletus. www-lihat-co'idNamun, keluarga kaget saat melihat www-lihat-co'idkepala Fathir www-lihat-co'idmengeluarkan darah," www-lihat-co'idungkap Ayah Fathir, www-lihat-co'idFikar beberapa waktu lalu.www-lihat-co'id

Ternyatawww-lihat-co'id Fathir kena peluru www-lihat-co'idnyasar entah dari mana.www-lihat-co'id Operasi pengeluaranwww-lihat-co'id proyektil peluru dari kepala Fathir yang mengenai otak belakangnya tertunda beberapa kaliwww-lihat-co'id karena kondisi kesehatannya menurun. Fatir sempat dirawat www-lihat-co'id35 hari diwww-lihat-co'id RSUP Wahidin Sudirohusodowww-lihat-co'id Makassar sebelum akhirnya meninggal dunia.

4.www-lihat-co'id Ridwan www-lihat-co'idtewas www-lihat-co'iddibedilwww-lihat-co'id polisiwww-lihat-co'id
Ridwan tewas dibedil polisi
Pada Rabuwww-lihat-co'id (20/3), seorang warga www-lihat-co'idDesa Ciwaru, www-lihat-co'idKecamatan Ciemas,www-lihat-co'id Sukabumi, Jawa Barat, bernama M Ridwanwww-lihat-co'id terkena peluru nyasar www-lihat-co'iddari lima anggota www-lihat-co'idPolres setempat. www-lihat-co'idRidwan tewas seketika setelah dada bagian www-lihat-co'idkiri tertembus peluruwww-lihat-co'id milik anggota www-lihat-co'idPolresta Sukabumi, www-lihat-co'idkemarin.

Saat itu, lima polisi www-lihat-co'idtengah memburuwww-lihat-co'id pelaku pencurian sepeda www-lihat-co'idmotor. Namun mereka salah tembak dan kabur setelah www-lihat-co'idmengetahui Ridwan www-lihat-co'idtewas.

Kapolres Sukabumi www-lihat-co'idKota AKBP Hari Santoso www-lihat-co'idmembenarkan kelima awww-lihat-co'idnggotanya yang diduga salah tembak. Ia pun www-lihat-co'idmenyampaikan rasa duka dan www-lihat-co'idbela sungkawa terhadap www-lihat-co'idkeluarga korban. Ia berharap keluarga korbanwww-lihat-co'id memaafkan kekhilafan kelima www-lihat-co'idanggotanya saat www-lihat-co'idmenjalankan tugas.

5. www-lihat-co'idABG www-lihat-co'idnyaris www-lihat-co'idbuta www-lihat-co'idkena peluru nyasarwww-lihat-co'id
ABG nyaris buta kena peluru nyasar
Safira Raudatul Janahwww-lihat-co'id seorang gadis remaja (14),www-lihat-co'id terkena tembakan dari www-lihat-co'idseseorang yang diduga polisi berpakaian sipil.www-lihat-co'idwww-lihat-co'id Saat itu, Sabtu (9/3) di Jalan Cideng, www-lihat-co'idGambir, polisi hendak membubarkan balapan liar dengan melepaskan www-lihat-co'idtembakan ke atas.

Namun, tembakanwww-lihat-co'id itu salah sasaran danwww-lihat-co'idmengenai mata kaki www-lihat-co'idkiri gadis itu. Serpihan proyektil bersarang di dekat www-lihat-co'idmata kaki kirinya.

Atas hal ini keluarga Safira www-lihat-co'idmenuntut pelaku www-lihat-co'iddihukum. Namun dari pihakwww-lihat-co'id kepolisian seolah tutup mata, kasus ini tidak pernah diproses.www-lihat-co'id

Related Posts

NASIONAL 1024613042279314609

Posting Komentar

Search

Google+ Followers

Berita Terpopuler

Arsip Blog