6 Jenis Pekerjaan yang Cocok Fisik yang lemah

Olshopsorg 1 17.36
Akan sulit bagi Anda yang memiliki fisik lemah untuk menemukan pekerjaan yang cocok. Tapi jangan berkecil hati, karena jika Anda berusaha, Anda akan menemukan beberapa pekerjaan yang sebenarnya tidak terlalu menggunakan kekuatan fisik.

Sebuah penelitian menunjukkan kalau orang yang fisiknya lemah, kemungkinan untuk pindah kerja, mengurangi jam kerja, atau bahkan dipecat dan pensiun dini. Berikut:6 Jenis Pekerjaan yang Cocok Fisik yang lemah
1. Administrasi
Bekerja sebagai administrasi tidak perlu menggunakan banyak gerakan fisik. Duduk sepanjang hari memang tidak baik untuk sendi, tapi Anda bisa memanfaatkan waktu istirahat untuk menggerakkan otot yang kaku.

Sebuah studi di Georgia baru-baru ini menemukan kalau orang yang memiliki pekerjaan sebagai administrasi atau staf kantor relatif lebih sedikit yang sakit atau kecelakaan.

2. Akuntan
Jika Anda merasa mampu mengorganisir pembukuan dan memang latar pendidikan Anda mendukung, tidak ada salahnya mencoba pekerjaan sebagai akuntan.

Seorang akuntan dari Tampa, Florida, Amy Beamer yang berprofesi sebagai akuntan mengalami penyakit rheumatoid arthritis, penyakit gangguan kronis,
inflamasi sistemik yang dapat mempengaruhi banyak jaringan dan organ, tetapi terutama menyerang sendi menghasilkan sinovitis inflamasi yang sering berkembang menjadi perusakan tulang rawan artikular dan ankilosis sendi.

"Anda tidak harus berhenti kerja
 tapi kadang-kadang Anda hanya tidak bisa melakukan hal-hal yang Anda kerjakan," katanya.

3. Pengacara atau Insinyur
Dalam beberapa pekerjaan ada beberapa kategori yang merupakan pilihan yang baik atau buruk untuk orang yang sakit. Seorang pengacara juga tidak banyak menggunakan kekuatan fisik, hanya pemahaman tentang hukumnya harus baik.

Begitu pula dengan insinyur, merencanakan dan mengelola program juga tidak membutuhkan mobilitas yang tinggi. Asalkan memiliki jadwal program yang terstruktur, jadi bisa membagi waktu bekerja.

4. Kontraktor atau wirausaha
Bekerja untuk diri sendiri memiliki kelemahan seperti gaji yang tidak tetap dan masalah asuransi kesehatan. Jika Anda bisa mengatasi ini, warausaha adalah pekerjaan yang cocok untuk Anda yang sering sakit.

"Saya merasa jauh lebih baik secara fisik, pekerjaan ini memungkinkan saya untuk istirahat dan kemampuan untuk berolahraga lebih banyak dan tingkat stres saya jadi lebih sedikit. Bekerja penuh waktu sulit secara fisik dan emosional. Jika Anda bisa melakukan sesuatu untuk membuatnya lebih mudah pada diri sendiri, Anda harus melakukannya," kata Boynes Shuckyang, seorang wirausaha yang juga divonis rheumatoid arthritis.

5. Bisnis Nonprofit
Dalam rangka berhubungan dengan orang banyak, banyak orang yang memiliki penyakit kronis memiliki kedekatan terhadap suatu produk yang bisa ditawarkan ke temannya.

Saat ini banyak organisasi nirlaba yang lebih mungkin memahami tantangan fisik Anda yang bisa Anda ikuti dan pelajari.

6. Editor atau Penulis
Selama tangan Anda masih bisa mengetik atau menulis, pekerjaan inilah yang paling ideal untuk seseorang memiliki penyakit kronis. Sebagai seorang penulis lepas, Anda bisa bekerja dari rumah dan memiliki waktu luang untuk janji dengan dokter, olahraga dan tidur. Jika Anda bekerja di kantor, luangkan beberapa menit untuk mengalihkan mata Anda dari depan monitor komputer untuk mencegah kelelahan pada mata.

Selain itu ada daftar pekerjaan yang setidaknya perlu Anda hindari ketika Anda memiliki penyakit yang membuat fisik lemah seperti pekerjaan di bidang manufaktur, guru Sekolah Dasar (SD), dokter atau di bidang kesehatan lainnya, Konstruksi, Retail, industri makanan, mekanik.
Sumber

Related Posts

Career 3163789840573601567

1 komentar

MINAT PIN BB: 582F8501 HUB/SMS:0851-4515-5828 SPESIAL HARGA PROMO TERBARU & TERPERCAYA DI GUNUNG MAS PONSEL : Produk yang Kami Tawarkan Semuanya asli original, Ada Garansi Resmi Distributor. dan Semua Produk Kami Baru dan Msh Tersegel dLm BOX_nya. klik web resmi kami di http://gunungmas-phone.blogspot.com/
Ready Stock ! Apple iphone 5 32GB Rp.2.500.000,-
Ready Stock ! Apple iPhone 5S 32GB Rp.3.000.000,-
Ready Stock ! Apple iPhone 6 plus 32gb Rp.4.000.000,-
Ready Stock ! Samsung Galaxy E5 E500H Putih Rp.1.500.000
Ready Stock ! Samsung Galaxy E7 E700H Putih Rp. 1.500.000,-
Ready Stock ! Samsung Galaxy S5 Rp.2.000.000
Ready Stock ! Samsung Galaxy S6 32GB Putih Rp.3.300.000
Ready Stock ! Samsung L9100 Galaxy S2 - Black Rp.900.000,-
Ready Stock ! Samsung Galaxy Tab 3 7.0-16GB-Putih Rp. 1.300.000,-
Ready Stock ! Samsung Galaxy Tab 3 8.0-16GB-Putih Rp.1.500.000
Ready Stock ! Samsung Galaxy Note N7000 - Black Rp. 1.500.000
Ready Stock ! Samsung Galaxy Tab 2 (7.0) Rp. 900.000
Ready Stock ! Samsung Galaxy Tab 3 10.1-16GB-Putih Rp.1.500.000,-
Ready Stock ! Samsung Galaxy Note N7000 - Pink Rp.1.500.000
Ready Stock ! Samsung Galaxy Y S5360 GSM - Pure White Rp.400.000,-
Ready Stock ! Samsung Galaxy Note Edge 32GB-Hitam Rp. 2.700.000.
Ready Stock ! Samsung Galaxy Alpha SM-G850-32GB-Gold Rp. 2.000.000,-
Ready Stock ! Samsung Galaxy Grand 2-8GB-Putih Rp. 1.200.000,-
Ready Stock ! Samsung Galaxy Mega 6.3 l9200-16GB-Hitam Rp.1.500.000
Ready Stock ! Samsung Galaxy A3 SM-A300H Rp.1.500.000
Ready Stock ! Samsung Galaxy A5 SM-A500F Rp.2.000.000
Ready Stock ! Samsung Galaxy Ace G316-4GB-Hitam Rp.500.000,-
Ready Stock ! Samsung Galaxy J1 SM-J100-4GB-Hitam Rp.700.000,-
Ready Stock ! Samsung Galaxy Grand Prime SM-530H Rp.800.000
Ready Stock ! Sony Xperia M4 Aqua-Putih Rp.1.900.000,-
Ready Stock ! BlackBerry Z3-Hitam Rp.1.000.000,-
Ready Stock ! Sony Xperia T2 Ultra Dual Sim-Putih Rp. 1.500.000,-
Ready Stock ! BlackBerry Bold 9900 Dakota Rp.800.000,
Ready Stock ! Blackberry Z30 16GB-Putih Rp.1.500.000,
Ready Stock ! Sony Xperia Z3 Compact 16GB-Putih Rp. 2.500.000,-
Ready Stock ! Blackberry bellagio 9790 Rp.700.000
Ready Stock ! BlackBerry 9720 Samoa 512MB-Putih Rp.900.000,-
Ready Stock ! BlackBerry Q5 8GB-Putih Rp.1.000.000,-
Ready Stock ! Blackberry Q10 Putih Rp.1.500.000,-
Ready Stock ! Blackberry Z10 16GB-Putih Rp.1.000.000,-

Posting Komentar

Search

Google+ Followers

Berita Terpopuler

Arsip Blog